Jumat, 07 November 2014
H&G Cafe (chapter 2)
Tittle: H&G Cafe
Author: Jialing88
Main cast: Kim jong woon, Seo jia yeon (OC)
Support cast: find by your self
Genre: friendship, family, romance, sad
Length: Chaptered
Rating: PG
Annyeong, thor kembali lagi hahaha. Author sengaja taruh foto yura karna thor lihat2 cmn mereka berdua paling cocok wkwk. Thor suka yera couple jd... ya taruh foto mereka. Semoga klian suka. Di chapter 2 yesung sudah ada lho. Somoga klian suka ok? >_o
~ HAPPY READING ~
Seorang pemuda sedang berlari dengan terburu-buru. Dia sudah hampir terlambat, dosen pasti akan marah pikir pemuda itu yang bernama kim jong woon. Dia berlari dengan keringat yang melucur, dia tidak menyadari ada seorang yeoja di depannya dengan ketidak sengajaan menabrak yeoja itu
Dan terjatuh bersama.
"Auww."
"Joesonghamnida agashi, hokshi gwenchanayo?."
"Nan gwenchana." Jongwoon membantu yeoja itu berdiri dengan mengulurkan tangannya dan yeoja menerima uluran tangan dari jongwoon. Jongwoon menarik tangan yeoja itu terlalu kuat, sehingga membuat tubuh yeoja tertabrak tubuh jongwoon dan jongwoon yang hampir jatuh sehingga jongwoon menarik yeoja itu yang bernama jiayeon.
Keduanya saling terkejut dan saling menatap satu sama lain. Cantik, itulah yang di pikiran jongwoon terhadap jiayeon. Apakah ini yang namany love at the first sight?. Mereka saling menatap sangat lama, untung gak ada orang lain disekitar mereka.
Jiayeon tersadar dengan apa yang terjadi, membuat dia mendorong jongwoon. Jongwoon tersadar dan melepaskan pelukannya.
"Joesonghamnida." Ucap jongwoon sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
"Gwenchanayo." Jiayeon tidak ingin menatap namja didepannya. Malu? Tentu saja, dia terlalu malu dengan kejadian tadi.
Ada keheningan diantara mereka. Tidak ada percakapan diantara mereka.
"Neo..." mereka saling terkejut mengucapkan kata yang sama.
Hening
"Hokshi..." mereka mengucapkan kata yang sama lagi dan keduanya sama sama tertawa
"Hahaha.."
"Kim jongwoon imnida." Jongwoon mengulurkan tangannya dan tersenyum hangat saat memperkenalkan diri.
"Seo jiayeon imnida." Jiayeon juga mengulurkan tangannya dan tersenyum hangat.
"Yeppuda.." bisik jongwoon agak keras sehingga membuat jiayeon terkejut dengan apa yang dibilang jongwoon dan tersipu malu.
"Ne..? Gomawo." Jawab jiayeon membuat jongwoon tersipu malu.
"Hmm... kau mahasiswa di kampus ini?" Tanya jongwoon
"Ahh... ne, aku berasal dari cina, hari ini adalah hari pertamaku disini." Jawab jiayeon dengan senyum yang hangat.
"Jiayeon-si jurusan apa? Tahun ke berapa? Mianhae, aku terlalu banyak bertanya." Jongwoon menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
Jiayeon tertawa melihat tingkah jongwoon yang menurutnya lucu. "Gwenchana jongwoon-si, aku jurusan sastra dan aku udah tahun ketiga."
"Jadi kita satu kelas, aku juga jurusan sastra tahun ketiga." Jongwoon sangat senang bisa satu kelas bersama yeoja disukainya.
"Jeongmal?"
"Ne." Jiayeon sangat senang karena di hari pertamanya sudah mendapatkan teman satu kelasnya.
"Ngomong-ngomong kelas sastra ada di mana?" Jongwoon melihat jam tangannya. Jongwoon lupa kalau dia sudah terlambat.
"Omo, aku sudah terlambat. Jiayeon-si aku pergi dulu, annyeong" Jongwoon terburu-buru berlari sehingga melupakan jiayeon yang satu kelas dengannya.
"YA.... Jongwoon-si, kau melupakanku." Jiayeon terus memanggil jongwoon, jongwoon yang sudah jauh dari jiayeon, tidak terdengar jiayeon memanggilnya. Sekarang jongwoon meninggalkan jiayeon sendirian.
Jiayeon menggeleng kepalanya melihat tingkah teman barunya itu, tapi dia senang bisa berteman dengan dia. Jiayeon tiba-tiba merasa dirinya berbeda, dia memegang jantungnya, berdebar dengan sangat cepat.
"Tidak mungkin aku merasakannya lagi."
Jongwoon POV
"Joesonghamnida seonsaengnim, aku terlambat." Aku terlambat 30 menit dan itu sangat keterlaluan. Dosen lee sudah sangat marah pada aku, aku pasti kena hukuman. -_-
"Kau akan kuhukum..."
Tok tok tok
Dosen lee belum selesai bicara, tiba-tiba ada seseorang mengetuk pintu dan dosen lee mengizinkannya masuk.
"Joesonghamnida seonsaengnim, aku terlambat." Jiayeon-si?
Ahh... aku lupa jiayeon-si satu kelas denganku. Tadi aku terburu-buru sampai aku melupakan jiayeon-si, aku benar benar bodoh.
"Oo... Seo jiayeon?" Tanya dosen lee
"Ne, naneun Seo jiayeon imnida. Joeseonghamnida seonsaengnim, aku terlambat." Dia menatapku dengan senyum hangat. Cantik. Itulah yang di pikiranku saat dia menatapku.
"Gwenchana, kau masih mahasiswa baru, sekarang kau carilah tempat dudukmu." Jawab dosen lee yang memang agak modus. -_-(pilih kasih)
"Kamsahamnida." Jiayeon-si berterima kasih kepada dosen lee. Hmmm.
"Cheonmaneyo, dan kau akan kukasih hukuman." Aku kaget dengan dosen yang tiba-tiba berbicara padaku.hmm, aku tetap harus dapat hukuman.
"Chakaman seonsaengnim, jongwoon-si tadi membantuku jadi dia bisa terlambat. Jebal, jangan hukum dia." Jiayeon-si membantuku dan memohon kepada dosen lee jangan menghukumku. Dia yeoja yang lembut, baik dan cantik menurutku.
"Baiklah, kau sudah boleh duduk." Untung dosen lee tidak menghukumku. Aku harus berterima kasih kepada jiayeon-si.
"Kamsahamnida seonsaengnim." Dosen lee menggangguk dan aku dan jiayeon-si berjalan ke tempat duduk kami.
Ne...? Jiayeon-si duduk disamping aku? Omo... kenapa jantungku berdebar cepat kali? Apakah ini yang namanya cinta?
Author POV
Kelas sudah selesai, jiayeon dan jongwoon masih di kelas.
"Kau benar-benar melupakanku." Jiayeon melipat tangan didada. " joesonghamnida jiayeon-si, aku terburu-buru jadi terlupakanmu." Jongwoon merasa bersalah kepada jiayeon.
"Gwenchana, kau tidak usah merasa bersalah. Aku pulang dulu, annyeong."
Jiayeon berjalan keluar kelas melewati jongwoon yang bingung.
"Ne? Jiayeon-si, tunggu aku." Jongwoon mengejar jiayeon yang sudah menjauh.
"Jiayeon-si, tunggu aku." Jiayeon berhenti berjalan dan melihat kebelakang, mendapati jongwoon berlari dengan keringat yang meluncur.
"Waeyo?"
"Aniya, kajja." Mereka berjalan keluar bersama sampai di depan gerbang. "Jongwoon-si, kau pulang dulu. Aku tunggu orang yang menjemputku."
"Hmm... baiklah, aku pulang dulu kau hati-hati ya. Annyeong."
"Ne annyeong."
Jongwoon sudah menjauh dari area kampus. Jiayeon mengeluarkan iphonenya dari kantong menelpon song ahjussi untuk menjemputnya.
"Yeoboseyo ahjussi."
"Yeoboseyo agashi, mianhae agashi. Agashi bisa tunggu sebentar? Mobilnya mogok, sekarang lagi perbaiki." Jawab song ahjussi.
"Baiklah, aku tunggu di cafe disekitar sini."
" baiklah, agashi hati-hati. Annyeong." Song ahjussi sedikit khawatir dengan agashinya.
"Ne ahjussi, annyeong." Jiayeon menutup teleponnya dengan song ahjussi. Dia berjalan dan melihat sebuah cafe yang menurutnya unik. Dia berhenti didepan cafe. Handel & Gretel Cafe.
"Handel & gretel." Jiayeon tertarik dengan cafe ini. Jiayeon berjalan masuk kedalam cafe, jiayeon berjalan ke arah kasir.
"Cheogiyo."
Jiayeon terkejut dengan melihat pelayan di depannya, pelayannya juga sama-sama terkejut dengan orang di depannya.
"Jiayeon-si."
"Jongwoon-si? Kau koq bisa disini?"
Jongwoon tertawa melihat tingkah jiayeon yang bingung.
"Ini cafe eommaku, aku bekerja disini. Kau mau pesan apa?"
"Oh~ ternyata begitu. Arasseo, aku akan pesan caramel macchiato."
"Cuma itu aja?"
"Ne."
"Baiklah. Hot Caramel macchiato satu. Silahkan duduk ditempat yang anda sukai." Jongwoon tersenyum hangat kepada jiayeon.
Jiayeon tertarik dengan meja yang disudut ruang. Dapat melihat jalanan apgujeong-dong.
"Ini minuman anda, silahkan anda menikmati." Jiayeon terkaget dengan kedatangan jongwoon.
"Omo, ah.... kau rupanya. Kamsahamnida." Jiayeon tersenyum hangat kepada jongwoon, membuat jongwoon tersipu malu.
"Cheonmaneyo, aku pergi dulu."
"Chakaman jongwoon-si, bisakah... temani aku?" Jiayeon tampak ragu mengucapkan kata 'temani'. Jongwoon kaget mendengar ucapan jiayeon. Jongwoon melihat sekeliling dan cafe sekarang hanya sedikit orang jadi dia akan menemai jiayeon.
"baiklah, aku akan menemanimu."
Jongwoon duduk di depan jiayeon dengan ragu, sedangkan jiayeon mencicipi hot caramelnya dan rasanya enak sekali.
"Eoh.. eumjoo, joahae."
"Jeongmalyo?" Jiayeon menggangguk dan itu membuat jongwoon senang.
Mereka terus berbincang, kemudian seseorang datang menggagetkan keduanya.
"Jongwoon-ah."
"Eomma." Eomma jongwoon melihat kearah jiayeon.
"Nuguseyo?" Tanya eomma jongwoon kepada jiayeon. Jiayeon berdiri dan memperkenalkan diri dengan senyum yang hangat.
"Annyeonhaseyo ahjumma, naneun jiayeon imnida. Aku teman sekelas jongwoon-si."
" oh.. cantik sekali." Ucap eomma jongwoon dengan senyum yang hangat membuat jiayeon tersipu malu.
"Kamsahamnida ahjumma."eomma jongwoon mengangguk.
'Niga animyeon andwaeneo eobsin nan andwaena ireoke haru handareul tto illyeoneul'
Hp jiayeon berbunyi, jiayeon mengeluarkan hpnya dan ternyata jaehyung menleponnya.
"Mianhae." Jiayeon meminta maaf kepada jongwoon dan eommanya karena hpnya yang tiba-tiba berbunyi mengganggu pembicaraan mereka.
"Yeoboseyo."
"Yeoboseyo yeonie, kau dimana?"
"Aku ada di h&g cafe."
"Arasseo, kau tunggu disana, oppa akan menjemputmu. Song ahjussi menelponku, dia bilang tidak bisa menjemputmu jadi song ahjussi meminta tolong pada oppa untuk menjemputmu." Celoteh jaehyung panjang lebar.
"Baiklah, aku tunggu oppa, annyeong." Jiayeon memutuskan telpon dengan oppanya.
"Hmm.. oppaku, dia akan menjemputku."
"Ohh... kau duduklah, jongwoon akan menemanimu, ahjumma permisi dulu."
"Ne ahjumma, kamsahamnida."jiayeon tersenyum hangat kepada eomma jongwoon. Kim ahjumma mengangguk dan berjalan meninggalkan keduanya tidak memulai percakapan sama sekali.
Hening
setelah 20 menit, tidak ada percakapn diantara mereka, hot caramel macchiato jiayeon juga udah habis. Hening. Seseorang datang menghampiri mereka.
"Yeonie." Jiayeon berdiri setelah jaehyung memanggilnya.
"Oppa." Jaehyung melihat kearah jongwoon.
"Hmm... nuguseyo?" Tanya jaehyung.
"Dia teman sekelasku, namanya jongwoon." Jawab jiayeon.
"Annyeonghaseyo, jongwoon imnida."
"Annyeong, jaehyung imnida. Aku oppanya jiayeon." Jongwoon mengangguk mengerti. Jaehyung kembali menatap jiayeon.
"Kajja, kita pulang." Jiayeon mengangguk mengerti.
"Kami pulang dulu. Annyeong." Ucap jiayeon dengan senyum yang hangat.
"Annyeong." Ucap jongwoon dengan senyum yang hangat. Kim ahjumma berjalan kearah Jongwoon. "Sudah mw pulang ya?"
"Ne, ahjumma. Ahh.. ahjumma, ini oppaku."
"Annyeong ahjumma, jaehyung imnida." Ucap jaehyung dengan senyum yang hangat.
"Annyeong." Ucap kim ahjumma dengan senyum yang hangat.
"Kami pulang dulu ahjumma." Jawab jaehyung.
"Baiklah, hati-hati di jalan ne?"
"Ne ahjumma, annyeong."
"Annyeong." Jongwoon dan kim ahjumma sama-sama mengucapkan 'annyeong' kepada jaehyung dan jiayeon. Jaehyung dan jiayeon keluar dari cafe. Menuju kemobil ferarri jaehyun, kemudian masuk kemobil dan meninggalkan h&g cafe.
"Kau suka padanya, kan?" Tanya kim ahjumma pada jongwoon.
"Ne...? Eomma.." kim ahjumma seperti bisa membaca pikiran jongwoon.
"Dari matamu. Kau memandang dia berbeda dengan kau memandang orang lain.
"Apa begitu kelihatan?" Tanya jongwoon dengan senyum malu-malu, sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
"Ne, tapi eomma mendukunglu."
Jongwoon kaget mendengar ucap eommanya, tapi dia senang, dia senang eommanya begitu mendukungnya. Jongwoon memeluk eommanya.
"Gomawo eomma." Kim ahjumma membalas pelukan jongwoon.
"Cheonmaneyo."
~TBC~
Waau~ chapter 2 udh selsai semoga semuany suka ya. Kyuhyun dan seohyun akan di chapter 3, jadi sabar ya. Ok lah, semoga kalian suka dan berikan comment ya.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar